Beautiful, Sadrangan Beach
Posted on 03. Agu, 2009 by Antoro in Cerita
Kemarin, berawal dari obrolan iseng di facebook dengan topik liburan disebuah tags foto, akhirnya aku dan temen-temenku waktu SMA sepakat buat pergi ke pantai pada hari minggu ini. Walaupun obrolan nggak jelas mau ke pantai mana, aku langsung say yes aja. Itung-itung buat refreshing ngelepas penat ma pusing di kepala, berhadapan dengan komputer terus (si pacar kedua… hahaha).
Meluncur dengan mobil Jazz-nya Anton bersama aku, juga 3 cewek satu geng: Ruthonk, Rosminah, dan Chichonk (yang menyebut dirinya “geng bubrah” tapi kali ini tanpa si chondrong) langsung meninggalkan kota Jogja menuju Wonosari, Gunung Kidul a.k.a “hollywood”nya jogja. Wew asoy geboy naik turun Gunung Kidul tanpa ku tahu mau ke pantai mana? ah mungkin seperti biasanya, kataku. Kalo nggak pantai Baron ya pantai Krakal, kalo nggak ya pantai Kukup, hihihi.
Tapi dugaanku salah, aku dibawa ke sebuah pantai yang buagus buanget, yup, aku belum pernah kesitu. Namanya pantai Sadrangan. Sumpah, ini pantai terindah yang pernah kulihat. Pasirnya putih, airnya bening hijau kebiruan, mirip pantai-pantai di wallpaper itu deh (haha)… tebing menjulang, membuat teduh pantai, sehingga kita tidak usah bingung buat cari tempat berteduh… anginnya cembribit… nggak bakal ngerasa panas deh.
Dan enaknya, pantai itu nggak ramai seperti kebanyakan pantai lainnya, sangat sepi dan menyejukkan… haha… indahnya… tanpa pikir panjang mulailah teman-temanku yang sarkam (sadar kamera) itu jeprat-jepret menggila. Dan sekali lagi, pantai itu benar-benar indah cuy… palagi buat foto-foto… hasilnya bagus banget…
Pokoknya, sempatin pergi kesana kalo misalnya mau ke pantai krakal ato kukup, coz deket-deket situ (aku lupa jalannya..). Denger-denger juga, dideket pantai itu juga digunakan syuting film, ehmm.. Perempuan berkalung surban? bener ga ya? haha… pokoknya, acungin 2 jempol buat pantai Sadranan…. the most beautiful beach i’ve ever seen…heheh…. (nggak lebay lhoh nih).
Walaupun pulangnya dihadapkan dengan salah satu temen yang mabuk (aku nggak mau cerita soal muntah, lhoh?) haha toh kita masih tetap bisa melanjutkan perjalanan kita menuju wisata kuliner. Ayam bakar dengan sambel bawang… nyam nyam penutup lengkap di sore hari.
Btw, masukkan buat kalian yang ingin pergi kesana dan nggak tahan dingin, jangan lupa bawa obat masuk angin, coz anginnya kenceng banget… hihi… Thanks all my friend, u’re all the best…
Inilah yang kupikirkan, dan ini masih sama seperti dulu: “Kadang sesuatu yang terencanakan dengan matang malah tidak dapat dilaksanakan, tetapi rencana yang dilakukan secara mendadak, malah berjalan dengan lancar tuh… hohoho”
Petualangan selanjutnya… kemana ya? Baru dalam rencana… ada usul?








